panelarrow

Tampilkan postingan dengan label PSDA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSDA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Juli 2014

Pengembaraan dan Pelantikan CA PALAFI Angkatan VII

Setelah melalui serangkaian kegiatan PRADIKLATSAR serta DIKSAR, akhirnya Calon Anggota PALAFI yang dinyatakan lulus DIKSAR mengikuti kegiatan Pengembaraan dan Pelantikan dengan jumlah peserta 16 orang.

Kegiatan Pengembaraan dan Pelantikan dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta mulai tanggal 17 April 2014 -20 April 2014. Dengan persiapan yang dirasa sudah sangat matang, CA PALAFI beserta panitia menuju tempat tujuan, yaitu dari Kampus D3 UNNES ke Kota Yogyakarta. Tapi, ada hal unik saat pemberangkatan, yaitu Peserta dituntut harus bisa sampai ke tempat tujuan dengan membawa uang yang terbatas dari Panitia,dan semua alat komunikasi disita oleh Panitia dengan tujuan kemandirian Peserta, bertahan dan sampai tujuan dengan selamat. Sebelum berangkat, peserta dibagi menjadi dua kelompok besar dan dengan dua tujuan yang berbeda, yaitu di RSUD Sleman dan Alun-Alun Sleman.Kira-kira setelah senja Magrib Peserta dilepas Panitia dan ditunggu di kedua tempat yang sudah disediakan dengan batasan waktu sampai pukul 06.00 WIB.

Berbagai cara dilakukan oleh Peserta untuk sampai ketempat tujuan masing-masing dengan menghemat uang yang telah diberikan Panitia.Dari bonek truk sampai menumpang mobil pribadi. Komunikasi dengan orang lain yang belum dikenal sangat penting dalam hal ini. Peserta dituntut berani bertanya, berbicara, berkomunikasi dengan warga sekitar. Hingga tanpa terasa malam semakin larut, hingga Pagi menjelang. Peserta sudah ada yang sampai di tempat yang telah diberitahukan . Panitia membagikan Peta untuk peserta dengan membagi peserta yang tadinya dua menjadi 5 Kelompok. Peserta harus melewati 3 titik hingga sampai ke tujuan sebenarnya. disini peserta melakukan Orientering Kota dengan batas waktu yang sudah ditentukan panitia.

Titik pertama adalah pos 1, terdapat 2 tempat, yaitu di Pasar Lempuyangan dan Malioboro. Di pos pertama adalah Pos dimana Peserta dituntut untuk berbicara lantang dan tegas serta mampu memaknai Kode etik PALAFI yang berjumlah 7 butir dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya di depan banyak orang ditengah keramaian dengan suara lantang. Sebelumnya, Peserta diberi tugas mencari makanan, uang atau apasaja yang bisa menunjang kehidupan mereka hingga kegiatan usai sampai kembali ke kampus UNNES dengan waktu terbatas. Ada yang dapat nasi bungkus setelah membantu berjualan ibu-ibu di warung, ada juga yang mendapatkan uang setelah me-ngamen. Pengembaraan di kota Jogja kali ini semakin tidak terlupakan oleh peserta, dari Ke Jogja dengan uang terbatas hingga makan-minum gratis ditengah keramaian kota.

Setelah melewati Pos I peserta melanjutkan  menuuju ke Pos II, yaitu di daerah Kampus UAD dan UIN Yogyakarta. Di Pos ini acara diserahkan kepada Pecinta Alam Kampus UAD dan UIN dengan tujuan agar Peserta dan Anggota PA kampus UAD dan UIN dapat saling mengenal satu sama lain dengan acara yang dibuat oleh pihak PA Kampus UAD dan UIN, bersilaturahmi, belajar bersama.

Melanjutkan ke titik Peta selanjutnya, berada di Pertigaan menuju ke Gunung Api Purba, Nglanggeran, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. setelah semua Peserta sampai dipertigaan, Perjalanan di lanjutkan bersama-sama menuju ke Gunug Api Purba. Nah, ini adalah tujuan yang sebenarnya. Setelah Istirahat, Sholat, hingga makan bersama, Perjalanan dilanjutkan menuju camp di area sekitar Puncak Gunung Api Purba ( camping Ground I).

 Sampai Kira-kira jam 21.00 WIB peserta sampai di camping ground I. mendirikan tenda, sholat, dan istirahat.  Keesokan harinya, acara telah diserahkan ke CA PALAFI VII , Games dan masak bersama seharian penuh membuat sedikit banyak mengakrabkan anggota dan calon anggota.

Dengan proses yang begitu panjang, akhirnya pada tanggal 20 April dini hari 16 CA PALAFI dilantik. Semoga 16 anggota baru ini dapat membanggakan PALAFI, menjaga, serta memajukan PALAFI. tetap menjaga kekompakan. 

((foto menyusul))

Sabtu, 29 Maret 2014

DIKSAR CA PALAFI Angkatan VII

Pada tanggal 9 Maret 2014 PALAFI (Pecinta Alam Fisika) mengadakan Diksar Ruang yang merupakan serangkaian kegiatan PAB(Penerimaan Anggota Baru) dengan 17 peserta. Dalam diksar ruang, Panitia menyajikan Materi PPGD, Materi Tali-temali, Materi SAR, Materi Bivak dan lain sebagainnya. Dengan penuh semangat para peserta antusias dengan materi yang disajikan oleh Panitia setelah dinyatakan lulus Pradiklatsar oleh pengurus yang sebelumnya  berjumlah 23 peserta. 

Materi yang disajikan sangat bermanfaat sekali untuk peserta, karena materi tersebut akan diterapkan oleh peserta diksar ruang di Diksar Lapangan pada tanggal 14-16 Maret 2014. Jadi, peserta dituntut untuk menguasai semua materi yang sudah disajikan oleh Panitia, karena sangat bermanfaat sekali saat berada dilapangan. Diksar ruang dimualai dari pagi hingga sore hari, dibuka dengan semangat dan ditutup dengan semangat pula.

5 Hari kemudian, tanggal 14 Maret 2014- 16 Maret 2014 ke-17 peserta diksar ruang  akhirnya mengikuti Diksar Lapangan yang diadakan di sekitar Promasan, Ungaran. Sekitar Pukul 17.00 WIB 17 Peserta dan 19 Panitia Berangkat dari parkir atas FMIPA UNNES dengan menggunakan truk menuju ke SDN Sidomukti 02 tujuan melalui jalur Bandungan. Sekitar Pukul 18:15 WIB akhirnya Peserta dan Panitia sampai di SDN Sidomukti 02 , tidak lupa sholat Magrib di Mushola setempat. Selesai Menjalankan Sholat Magrib, Perjalanan dilanjutkan menuju ke Mawar. Kira-kira Hampir pukul delapan malam peserta sampai ke Mawar. Setelah Sholat Isya' dan makan bersama, peserta dilepas oleh Panitia dan melanjutkan perjalanan sendiri sampai ke Helipad, disini peserta dituntut untuk bisa mengatur waktu perjalanan, pembagian posisi dalam pendakian (pembagian leader, sweeper, p3k, dll), dan pukul 23:03 WIB peserta sampai di Helipad. Setelah beristirahat sebentar, Pembuatan Bivak oleh Peserta dilakukan, disini Peserta dituntut untuk siap pada kondisi hanya memiliki Jas Hujan/ponco dalam posisi terdesak dan harus bisa membangun tempat peristirahatan dengan cepat dan layak, serta nyaman dan terhindar dari binatang yang tidak diinginkan . Dengan membagi menjadi beberapa kelompok, akhirnya 5 Bivak berdiri, saatnya peserta istirahat.

Bulan bundar menghias malam menjelang pagi yang dingin. Peserta bangun untuk menjernihkan fikiran, bercerita tentang langkah-langkah yang baru saja mereka tapaki dan asing itu. Menjalani detik detik dingin bersama Tujuh-Belas rekan yang akan menjadi keluarga BARU bagi mereka. Tak terasa, detik dingin itu menghangat. Matahari mulai membakar semangat para peserta Diksar Lapangan , Subuh yang baru saja mereka lewati, subuh yang mungkin tidak akan dilupakan oleh para hati itu.

Pagi bersama daun teh, membentang . Dengan semangat, Pos Wide Game dengan rahasia didalamnya menyambut para peserta. Dengan bekal makan secukupnya, Peserta penuh semangat melewati Pos-Pos yang akan mereka tuju. Tersesat, Berjalan Bolak-balik, Kompas tak kenal lelah membantu mereka dalam menentukan posisi, Otak, hati, ketelitian, kerjasama, kekompakan memang harus
mereka lewati dan rasakan disini. Tujuan agar Peserta Terampil dalam menentukan posisi, mantap dalam memilih, mengingat dalam waktu genting dan dapat bekerjasama dalam melakukan suatu hal.Dimulai dari pukul 07:00 WIB hingga 11:00 WIB. Semua Peserta akhirnya dapat menyelesaikan Pos penuh kejutan itu.

Setelah Terik yang amat terik, Rakaat mulai terpenuhi, Persiapan Simulasi SAR sudah siap. Panitia telah menempatkan diri di koordinat dan radius yang telah disiapkan. Terdengar kabar bahwa ada 3 korban, 2 Lelaki dan 1 Wanita. Tim SRU dari Peserta sudah siap dalam pencarian. Tapi, FATAL. Tim SRU yang dibentuk Peserta kocar-kacir. Kompasman terlalu jauh membaca kompas dan Tim SRU kembali keposisi semula dan mencoba dari awal kembali. Hingga beberapa Jam kemudian menemukan Korban, lalu menemukan korban lagi, dan menemukan korban lagi. Ciri-ciri yang tertera dalam dokumentasi ternyata tidak benar, wanita dalam ciri-ciri tidak sesuai dengan yang sudah ditemukan. Tim SRU kocar-kacir. OSC berada entah dimana dan SMC belum juga mendapatkan Laporan Penemuan Korban. Hingga akhirnya Penelusuran yang entah dengan tehnik sisir atau apa itu membuahkan hasil, Korban Wanita yang sebearnya ditemukan. Tim SRU berhasil menemukan 3 korban dengan 1 tambahan korban tidak dikenal dengan keluhan penyakit yang lumayan parah tapi Tim SRU gagal dalam mengkoordinasi Tim-nya sendiri. Dengan tujuan bahwa Peserta siap dengan ilmu PPGD, ilmu bidik, kepemimpinan, kerjasama, koordinasi, managemen waktu dalam Simulasi SAR ini, ternyata Peserta harus lebih banyak belajar ilmu- ilmu yang dipergunakan dalam SAR seperti yang tersebut diatas.


Sore berubah menjadi malam, Lorong berpintu menyambut para peserta. Dengan 2 lilin dan 1 korek api, 17 Peserta memasuki lorong itu, mengambil tanda pecinta alam. Dengan tujuan Menumbuhkan keberanian, kerjasama, managemen waktu dalam memanfaatkan lilin yang hanya 2 batang untuk 17 orang. Dua per-dua, hingga akhirnya semua tanda pecinta alam itu berada ditangan masing-masing peserta. tapi, waktu molor sampai 30 menit. Tanda Pecinta Alam itu, hangus oleh 30 menit yang terbuang.

Malam berganti setengahnya lagi, memantapkan peserta untuk kelulusan diksar. hingga 17 tanda pecinta alam kembali ke tangan peserta, bulan bundar menemani lagi, peserta tidak siap untuk esok paginya, kertas berjejer berisi nasi dan lauk seadanya, SARAPAN BERSAMA PANITIA + PESERTA. Akhirnya, 17 Peserta lolos dalam diksar Lapangan CA PALAFI Angkatan VII. tekad, kerjakeras, kemauan dan akirnya tercetak gambar senyum para Calon Penerus PALAFI.



Yang tak terlupakan oleh CA PALAFI Angkatan VII adalah berjalan dari promasan, ungaran hingga ke Kampus UNNES BERSAMA dan berhasil dengan rasa haru dan bangga, serta kehausan.Semoga, kekompakan ke-17 CA PALAFI Angkatan VII terjalin dengan baik dan dapat menjadi anggota palafi yang rendah hati serta pemberani, kelak.








Sabtu, 17 Maret 2012

perjalanan KAMI

yuk kita simak perjalanan PALAFI dari angkatan perintis sampe angkatan ke 4....


Ini lah para printis kita, angkatan perintis. TERIMA KASIH KAKAK, tanpa angkatan perintis kami tidak akan pernah terbentuk. terima kasih Pak Musa, Bang Fandi, Mas Bagus, Mas Ande, Mbak Awal, Mbak Umi, Mas Ulil, Mas Aan, Mbak Dyah, Mas Kholid, dan masih banyak lagi lainnya.

 
Kalau yang ini mah nggak usah ditanya konsistensinya untuk PALAFI. terima kasih juga buat mas Faiz yang sudah membimbing, mendidik kami yang segala kekuatanmu. mental kami akan terpuruk jika tidak kamu bentuk dari awal mas. untuk mas Iyud, terima kasih mas udah memimpin kita dengan sepenuh jiwa mu. tanpa kehadiranmu kami bukan apa-apa. untuk mas Yudi, kamu segalanya bagi kami mas. orang yang bisa buat kami tertawa selepas-lepasnya. yang mengajari kita bagaimana menikmati hidup dengan ke-gokilan. 


 
Nah ini angkatan ISTIMEWA, mas tito, Alm.Mas Deni, Mas Lukman, Mbak anita, Mbak tika, Mbak Novi

Minggu, 19 Februari 2012

PRADIKSAR PALAFI ANGKATAN V

Pradiklatsar PALAFI angkatan V dilaksanakan pada tanggal 23-24 Januari 2012. Kami ingin berbagi cerita nih: 

Acara Pradiklatsar dimulai dengan kumpul peserta dengan konsekuensi yang telat pastinya dapet hadiah dong. Setelah peserta pada kumpul, upacara pembukaan pradiklatsar Palafi pun di mulai walaupun tamu undangan pada belum datang ( biasa, ngaret. ). Ketika sampai saatnya ketua panitia laporan sama ketua umum, jumlah peserta awal terdaftar 19 orang dan ternyata tanpa diduga ada peserta yang sebelumnya belum terdaftar berminat untuk mengikuti acara pradiklatsar Palafi. Jadi total semua peserta berjumlah 24 orang. Salut buat kalian para peserta yang dah semangat '45 mengikuti pradik ini yang sekaligus berfungsi menjadi gerbang awal untuk menjadi anggota Palafi. 

Tunggu dulu, tunggu dulu, cerita belum berakhir. Setelah upacara pembukaan selesai, rangkaian acara yang disusun untuk menyeleksi anggota baru Palafi pun dimulai. Singkat cerita, sudah sampai pada malam dini hari dan saatnya “pementalan”. Ketika pementalan baru dimulai, satu peserta ambruk karena kaget dan ketahanan fisiknya sudah menurun. Akhirnya peserta tersebut dibawa ke klinik dan dijaga salah seorang panitia. Acara pun tetep berlanjut, rangkaian pementalan pun diberikan dan ditekankan disitu. Ditengah acara kami panitia menanyakan kesungguhan peserta untuk menjadi anggota Palafi. 1 orang peserta pun mundur, alias mengundurkan diri. 

Sampai pagi hari peserta masii bertahan 22 orang. Peserta pun dipersilakan untuk membersihkan diri dan tak lupa melakukan kewajiban kita sebagai umat muslim, dan lanjut ngisi perut. Jam 07.00 WIB acara lanjut outbond, mereka mendapat tugas untuk mencari Pos-pos yang harus mereka datangi di sekitar lingkungan UNNES. Setelah sampe di pos terakhir, tugas mereka belum selesai. Masih ada satu tugas lagi yaitu turun ke daerah gunung Ledek, kemudian menyusuri sungai sampai ketemu curug kecil yang ada di hulu sungai. Sampai disitu kesungguhan mereka kita tanyakan kembali. 

Akhirnya mereka menyerahkan semua keputusan ada di tangan panitia. Dan pada saat itu juga ketua panitia langsung memberi perintah untuk mengitari curug yang pada saat itu aliran airnya cukup deras juga ( dengan beberapa pertimbangan juga pastinya ) Setelah melewati rintangan demi rintangan, akhirnya Ketua Palafi, Akhmad Ardi Waluyo, menyatakan bahwa mereka ber-22 orang LULUS Pradiklatsar Palafi Angkatan V. 

Selamat para calon anggota Palafi, kami menaruh harapan besar pada kalian! :D

Rabu, 19 Oktober 2011

Pengembaraan di Jogja

Sebelum pelantikan dimulai, ada satu tahapan calon anggota Palafi yang harus dilakukan, yaitu Pengembaraan. Pengembaraan calon anggota angkatan ke 4 dilaksanakan di Jogjakarta dan Pantai Glagah Indah, Kulon Progo Jogjakarta.

Berikut kami ceritakan sedikit pengalaman kami: 

Awal mulai peserta start dari gedung D3 Universitas Negeri Semarang. Jumlah peserta yang seharusnya mengikuti adalah 12 orang (yang dinyatakan lulus diksar sebelumnya), tapi karena ada sedikit halangan, dengan terpaksa salah satu peserta harus absen mengikuti tahap ini. Dari 11 orang yang mengikuti pengembaraan, panitia membaginya menjadi 2 kelompok.

Konsep awal dari pengembaraan ini adalah untuk melatih bagaimana cara survival dan kesiapan mereka jika dihadapkan pada kondisi terbatas. Untuk itu, kami bekali mereka dengan alat-alat standar camping dan uang saku yang jika pada kondisi normal digunakan tentu saja tidak akan cukup untuk pulang-pergi Jogja-Semarang. Tapi entah bagaimana mereka mengatur kelompok mereka masing-masing, mereka harus sampai titik poin yang sudah ditentukan.
Singkat cerita, perjalanan mereka tempuh dengan semangat. untuk sampai Jogja, minimal mereka harus menggunakan 2 macam kendaraan, yaitu angkot dan Bus umum. Mereka memang tidak diperbolehkan menggunakan sepeda motor atau kendaraan pribadi lainnya. Dari sini juga mereka dituntut untuk mengatur pengeluaran mereka sepanjang perjalanan. Jika di tengah perjalanan nanti mereka kehabisan uang, maka itu tanggung jawab mereka untuk kembali ke Semarang entah bagaimana caranya. 

Tim 1 tidak menemui kendala berarti untuk sampai titik poin yang telah ditentukan. Dengan kemampuan mereka yang tidak kenal malu, mereka berhasil memperoleh tumpangan sampai Pantai Glagah Indah. Tim 2 mengalami sedikit masalah. mereka tidak berhasil mencari tumpangan untuk menghemat uang. Waktu itu kondisi sudah malam, kemudian mereka memutuskan untuk bermalam di pelataran halaman depan Benteng Vredeberg di Jogja karena kondisi peserta memang sudah sangat lelah.


Pagi harinya, pukul 5 pagi mereka  sudah bangun untuk sarapan dan melanjutkan perjlanan ke Glagah Indah, Tim 1 sudah menunggu di poin terakhir. Untuk sampai Pantai Glagah Indah, Tim 2 harus menggunakan bus Jogja-Wates dan kemudian pindah menggunakan angkot menuju pantai langsung. 


Setelah sampai pantai, tugas mereka belum selesai. Tim 2 harus membangun tenda untuk bermalam, kemudian masak untuk mengisi energi mereka. Tahap pengembaraan berakhir di sini, karena selanjutnya di Pantai Glagah ini mereka akan menjalani tahapan Pelantikan Anggota Palafi Angkatan 5. 

Copyright © PALAFI UNNES (Pecinta Alam Fisika) | Powered by Blogger
Design by AnarielDesign | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com